<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-1179737190433745722</id><updated>2011-09-08T08:11:18.524-07:00</updated><category term='dinar'/><title type='text'>Gerai Dinar Palembang Sumsel</title><subtitle type='html'>Jln. Sultan M Mansyur No. 327 / Jln. Sultan M Mansyur No. 889 Bukit Lama Palembang (Rmh)
Tlpn : 0711 441553 / 0711 442628 / 085273437154 / 081511794992</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://gdinarpalembang.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1179737190433745722/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gdinarpalembang.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Gerai Dinar Palembang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13794414830998366857</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://2.bp.blogspot.com/_0RNhEXerNOI/STaQKnsbUPI/AAAAAAAAAAM/SYqnk6k8auY/S220/Dinar-LM-cert.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>13</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1179737190433745722.post-7532460510662953483</id><published>2009-10-08T23:12:00.001-07:00</published><updated>2009-10-08T23:18:18.844-07:00</updated><title type='text'>Dunia Ramai-ramai Mencari Mata Uang Alternatif</title><content type='html'>Ramdhania El Hida - detikFinance &lt;br /&gt;Artikel di ambil dari www.detik.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Foto: Reuters Jakarta - Dolar AS memang tidak pernah dikukuhkan sebagai mata uang global. Namun secara de facto dolar AS kini masih merupakan mata uang global yang digunakan dalam setiap transaksi antar negara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejalan dengan perkembangan ekonomi, negara-negara di dunia pun kini mulai mencari mata uang alternatif. Tak terkecuali Indonesia, yang sudah mulai menerapkan mata uang alternatif melalui swap bilateral dengan China dan Jepang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Penggunaan dolar AS belum akan ada alternatifnya langsung, tapi semua negara tahu penggunaan mata uang dolar AS ini merupakan mata uang global secara de facto. Memang orang melihat diperlukan keseimbangan mata uang global lainnya, tapi proses ini kan dilakukan secara bertahap," ujar Menkeu Sri Mulyani dikantornya, Jakarta, Rabu (7/10/2009).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"China dan Jepang, Arab yang mempunyai cukup banyak ekspor memang mulai mencari alternatif currency. Indonesia pun juga sebenarnya untuk kawasan Asia dengan adanya bilateral swap US$ 15 miliar antara kita dengan China, Jepang itu adalah alternatif transaksi yang tidak menggunakan dolar," imbuhnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atas alasan tersebut, negara-negara Arab pun mencari alternatif mata uang yang tidak menggunakan dolar AS sebagai basisnya seperti dengan euro atau lainnya. Sementara untuk kawasan Asia, mata uang yang dilirik untuk dijadikan basis adalah renmimbi atau yuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernyataan Sri Mulyani tersebut disampaikan terkait laporan Harian Inggris 'The Independent ' yang mengutip sebuah sumber menyatakan bahwa, negara-negara Arab kini sedang melakukan pembicaraan serius dengan Rusia, China, Jepang dan Prancis untuk mengantikan dolar AS dengan kumpulan mata uang dan emas untuk perdagangan minyak dalam 9 tahun ke depan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The Independent dalam headline -nya menuliskan sebuah laporan khusus dengan judul "Matinya dolar". Dalam laporan tersebut dituliskan, negara-negara Arab akan menggunakan 'basket of currencies ' yang berisi kombinasi mata uang yuan, euro, emas dan beberapa mata uang lain untuk melakukan transaksi minyak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kabar pertemuan itu sendiri akhirnya dibantah oleh sejumlah pihak seperti Qatar, Kuwait, Rusia dan Prancis. Kementerian ekonomi Prancis menyatakan, laporan The Independent itu murni spekulasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Laporan itu murni spekulasi, tidak ada dasar dibalik rumor itu," tegasnya seperti dikutip dari AFP.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1179737190433745722-7532460510662953483?l=gdinarpalembang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gdinarpalembang.blogspot.com/feeds/7532460510662953483/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1179737190433745722&amp;postID=7532460510662953483' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1179737190433745722/posts/default/7532460510662953483'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1179737190433745722/posts/default/7532460510662953483'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gdinarpalembang.blogspot.com/2009/10/dunia-ramai-ramai-mencari-mata-uang_08.html' title='Dunia Ramai-ramai Mencari Mata Uang Alternatif'/><author><name>Gerai Dinar Palembang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13794414830998366857</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://2.bp.blogspot.com/_0RNhEXerNOI/STaQKnsbUPI/AAAAAAAAAAM/SYqnk6k8auY/S220/Dinar-LM-cert.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1179737190433745722.post-6093608881999863409</id><published>2009-10-08T23:12:00.000-07:00</published><updated>2009-10-08T23:14:14.121-07:00</updated><title type='text'>Dunia Ramai-ramai Mencari Mata Uang Alternatif</title><content type='html'>Artikel diambil dari www.detik.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ramdhania El Hida - detikFinance &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dolar AS memang tidak pernah dikukuhkan sebagai mata uang global. Namun secara de facto dolar AS kini masih merupakan mata uang global yang digunakan dalam setiap transaksi antar negara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejalan dengan perkembangan ekonomi, negara-negara di dunia pun kini mulai mencari mata uang alternatif. Tak terkecuali Indonesia, yang sudah mulai menerapkan mata uang alternatif melalui swap bilateral dengan China dan Jepang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Penggunaan dolar AS belum akan ada alternatifnya langsung, tapi semua negara tahu penggunaan mata uang dolar AS ini merupakan mata uang global secara de facto. Memang orang melihat diperlukan keseimbangan mata uang global lainnya, tapi proses ini kan dilakukan secara bertahap," ujar Menkeu Sri Mulyani dikantornya, Jakarta, Rabu (7/10/2009).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"China dan Jepang, Arab yang mempunyai cukup banyak ekspor memang mulai mencari alternatif currency. Indonesia pun juga sebenarnya untuk kawasan Asia dengan adanya bilateral swap US$ 15 miliar antara kita dengan China, Jepang itu adalah alternatif transaksi yang tidak menggunakan dolar," imbuhnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atas alasan tersebut, negara-negara Arab pun mencari alternatif mata uang yang tidak menggunakan dolar AS sebagai basisnya seperti dengan euro atau lainnya. Sementara untuk kawasan Asia, mata uang yang dilirik untuk dijadikan basis adalah renmimbi atau yuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernyataan Sri Mulyani tersebut disampaikan terkait laporan Harian Inggris 'The Independent ' yang mengutip sebuah sumber menyatakan bahwa, negara-negara Arab kini sedang melakukan pembicaraan serius dengan Rusia, China, Jepang dan Prancis untuk mengantikan dolar AS dengan kumpulan mata uang dan emas untuk perdagangan minyak dalam 9 tahun ke depan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The Independent dalam headline -nya menuliskan sebuah laporan khusus dengan judul "Matinya dolar". Dalam laporan tersebut dituliskan, negara-negara Arab akan menggunakan 'basket of currencies ' yang berisi kombinasi mata uang yuan, euro, emas dan beberapa mata uang lain untuk melakukan transaksi minyak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kabar pertemuan itu sendiri akhirnya dibantah oleh sejumlah pihak seperti Qatar, Kuwait, Rusia dan Prancis. Kementerian ekonomi Prancis menyatakan, laporan The Independent itu murni spekulasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Laporan itu murni spekulasi, tidak ada dasar dibalik rumor itu," tegasnya seperti dikutip dari AFP.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(nia/qom)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1179737190433745722-6093608881999863409?l=gdinarpalembang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gdinarpalembang.blogspot.com/feeds/6093608881999863409/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1179737190433745722&amp;postID=6093608881999863409' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1179737190433745722/posts/default/6093608881999863409'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1179737190433745722/posts/default/6093608881999863409'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gdinarpalembang.blogspot.com/2009/10/dunia-ramai-ramai-mencari-mata-uang.html' title='Dunia Ramai-ramai Mencari Mata Uang Alternatif'/><author><name>Gerai Dinar Palembang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13794414830998366857</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://2.bp.blogspot.com/_0RNhEXerNOI/STaQKnsbUPI/AAAAAAAAAAM/SYqnk6k8auY/S220/Dinar-LM-cert.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1179737190433745722.post-5919558697546077192</id><published>2009-03-24T07:03:00.000-07:00</published><updated>2009-03-24T07:22:33.329-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div&gt;&lt;div&gt;&lt;a href="http://prospekdinar.blogspot.com/2009/03/bagaimana-mendeteksi-kebenaran-kadar.html"&gt;Bagaimana Mendeteksi Kebenaran Kadar Emas Koin Dinar Emas Anda&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Artikel di ambil dari http//www.prospekdinar.blogspot.com&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5316758416856429842" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 141px; CURSOR: hand; HEIGHT: 142px" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_0RNhEXerNOI/ScjrnFlLtRI/AAAAAAAAACo/qld8s1Eh37s/s320/dinar-LM-only.gif" border="0" /&gt;Pada dasarnya sulit sekali untuk memalsukan koin emas. Banyak kendala yang dihadapi oleh pemalsu untuk merealisasikan niat jahat mereka. Beberapa kendala yang dapat disebutkan adalah antara lain kendala desain cetak, dimensi/ukuran koin emas, berat koin dan nilai jual saat dilepas ke pasar. Karena adanya kendala-kendala tersebut diatas maka pemalsu koin emas hanya mampu memalsukan koin emas yang sudah langka saja dimana baik desain, ukuran maupun beratnya sudah tidak lagi diketahui standarnya oleh masyarakat umum.Koin dinar emas produksi PT Antam Tbk adalah produk yang sudah terstandar dalam desain, ukuran dan beratnya. Namun bagi pemiik dinar emas yang ingin lebih dekat mengenal koin miliknya, berikut beberapa cara sederhana yang dapat digunakan :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Orang-orang jaman dahulu menggigit koin emas untuk mengecek keasliannya, karena seperti diketahui emas adalah logam mulia yang bersifat lunak. Cara ini sangat tidak dianjurkan karena selain tidak akurat dan akan merusak desain koin juga akan merusak kesehatan gigi apalagi bila sampai dikunyah :-).&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;2. Perhatikan desain koin dinar emas. Bila perlu gunakan kaca pembesar untuk melihat lebih detail. Pada bagian depan koin yaitu bagian yang ada tulisan dalam huruf latin “Logam Mulia Indonesia”, terdapat tulisan setengah lingkaran dalam bentuk tulisan “arab gundul” dan dibaca “Logam Mulia Indonesia”. Di samping menara sebelah kiri adalah tulisan “4,25 g” yaitu berat koin dinar emas sedangkan di samping menara sebelah kanan adalah tulisan “ Au 917” dimana Au (Aurum) adalah simbol kimia untuk logam mulia emas sedangkan 917 (22 karat) adalah kadar emas yang terdapat dalam koin.Simbol kimia untuk logam mulia perak adalah Ag (Argentum). Pada koin dinar emas PT Antam, perak menjadi campuran bahan dasar koin sebanyak 8,3 % sehingga koin dinar lebih berwarna cerah. Sebagai informasi tambahan, XAU adalah simbol harga untuk emas, XAG adalah simbol harga untuk perak sebagaimana IDR adalah simbol harga untuk Rupiah Indonesia dan USD adalah simbol harga untuk Dollar Amerika.Selanjutnya, disain bagian belakang koin terdapat tulisan dua kalimat syahadat dalam bentuk melingkari koin dengan corak kaligrafi “Diwani”. Diwani adalah salah satu dari 8 gaya penulisan kaligrafi populer dimana tujuh lainnya adalah Kufi, Tsuluts, Nashki, Riq'ah, Ijazah (Raihani), Diwani Jali dan Farisi.Bagi pembaca non-muslim, &lt;a href="http://prospekdinar.blogspot.com/2008/12/mayoritas-tidak-memahami-makna-laa.html"&gt;dua kalimat syahadat adalah dua kalimat yang harus diucapkan, dipahami dan dilaksanakan oleh setiap orang yang beragama Islam&lt;/a&gt; . Arti dari dua kalimat tersebut adalah “Aku bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang berhak diibadahi dengan benar kecuali Allah dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah Rasul Allah.”&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;3. Seperti telah disebutkan diatas, koin dinar emas terbuat dari campuran antara emas dengan perak dengan komposisi kadar emas sebesar 91,7 % dan perak sebesar 8,3%.Emas memiliki tingkat kepadatan (density) yang tinggi yaitu untuk satu meter kubik emas akan memiliki berat 19.300 kg (19,3 ton) bandingkan dengan satu meter kubik besi hanya akan mempunyai berat 7.874 kg. Untuk satu meter kubik perak akan memiliki berat 10.490 kg.Dengan tingkat kepadatan emas dan perak yang demikian tinggi maka campuran antara emas sebanyak 91,7% dengan perak sebanyak 8,3% akan selalu menghasilkan berat 4,25 gr. Saya menggunakan timbangan digital dengan tingkat akurasi 0.01 gr untuk menimbang semua koin dinar emas yang saya beli maupun yang saya jual.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt; &lt;/div&gt;&lt;div&gt;4. Koin dinar emas produksi PT Antam Tbk memiliki diameter lingkaran sebesar 23 mm. Dengan menggunakan jangka sorong (sigmat / vernier caliper) semua koin dinar emas yang saya beli memiliki ukuran diameter lingkaran 23 mm dan ketebalan 1 mm.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt; &lt;/div&gt;&lt;div&gt;5. Sebuah koin berbentuk lingkaran dengan kombinasi ukuran diameter lingkaran 23 mm, tingkat ketebalan 1mm dan memiliki berat 4,25 gr hanya dapat dihasilkan jika logam yang menjadi bahan dasarnya adalah terdiri dari emas 91,7% dan perak 8,3%.Kombinasi tiga variabel tersebut merupakan kombinasi yang tidak dapat dipisahkan dalam membuat koin dinar emas. Bila terbuat dari jenis logam yang lain, besi misalnya, dengan bentuk lingkaran berdiameter 23 mm dan berat 4,25 gr akan memiliki ketebalan lebih dari 1 mm. Bila dibuat dalam bentuk lingkaran berdiameter 23 mm dan tingkat ketebalan 1 mm maka beratnya tidak akan mencapai 4,25 gr. Demikian juga bila dibuat dengan tingkat ketebalan 1 mm dan berat 4,25 gr maka diameternya pasti akan lebih dari 23 mm.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt; &lt;/div&gt;&lt;div&gt;6. Ada logam lain yang memiliki tingkat kepadatan mendekati tingkat kepadatan emas yaitu platinum. Tingkat kepadatan platinum adalah untuk setiap 1 meter kubik platinum memiliki berat 21.450 kg ( emas = 19.300 kg ). Namun karena harga platinum jauh diatas harga emas, maka memalsukan koin dinar emas dengan bahan dasar platinum secara ekonomis tidak masuk akal. Mau dijual di pasar dengan harga berapa ?&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;7. Jadi, hanya dengan menggunakan kaca pembesar, jangka sorong dan timbangan digital dengan tingkat akurasi 0,01 gr, siapapun dapat dengan mudah menetukan keaslian desain dan kebenaran kadar emas dari dinar emas produksi PT Antam Tbk.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt; &lt;/div&gt;&lt;div&gt;Perlu diketahui bahwa pengetesan sederhana yang saya lakukan terhadap koin dinar emas yang saya jual maupun beli adalah pengetesan lapis ketiga. Pengetesan lapis pertama dilakukan oleh PT Antam Tbk sendiri sedangkan lapis kedua dilakukan oleh Gerai Dinar dengan menggunakan alat canggih yang dapat dengan cepat mengetahui kebenaran kadar emas tidak hanya dalam bentuk koin dinar tetapi juga dalam bentuk emas batangan dan emas perhiasan.&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1179737190433745722-5919558697546077192?l=gdinarpalembang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gdinarpalembang.blogspot.com/feeds/5919558697546077192/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1179737190433745722&amp;postID=5919558697546077192' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1179737190433745722/posts/default/5919558697546077192'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1179737190433745722/posts/default/5919558697546077192'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gdinarpalembang.blogspot.com/2009/03/bagaimana-mendeteksi-kebenaran-kadar.html' title=''/><author><name>Gerai Dinar Palembang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13794414830998366857</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://2.bp.blogspot.com/_0RNhEXerNOI/STaQKnsbUPI/AAAAAAAAAAM/SYqnk6k8auY/S220/Dinar-LM-cert.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_0RNhEXerNOI/ScjrnFlLtRI/AAAAAAAAACo/qld8s1Eh37s/s72-c/dinar-LM-only.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1179737190433745722.post-6991925194682286474</id><published>2009-02-22T05:49:00.000-08:00</published><updated>2009-02-22T05:56:19.878-08:00</updated><title type='text'>Kapan Waktu Yang Paling Baik Menukar Dinar…?</title><content type='html'>&lt;p&gt;&lt;br /&gt;Written by Muhaimin Iqbal&lt;br /&gt;Saturday, 21 February 2009 17:09&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.geraidinar.com/images/kapan.jpg"&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_0RNhEXerNOI/SaFY4g0j5mI/AAAAAAAAACA/wM0sPxDSBIg/s1600-h/kapan.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5305619563925464674" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 256px; CURSOR: hand; HEIGHT: 186px" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_0RNhEXerNOI/SaFY4g0j5mI/AAAAAAAAACA/wM0sPxDSBIg/s320/kapan.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Akhir pekan ini harga Dinar dalam Rupiah mencapai rekor tertingginya; Sampai pada saat perdagangan emas dan mata uang dunia ditutup dini hari tadi – Dinar dalam Rupiah di GeraiDinar.Com menunjukkan angka Rp 1,636,240.&lt;br /&gt;Pada saat harga mencapai puncak tertinggi semacam ini, siapapun yang telah menukar uangnya dengan Dinar sebelum ini – insyaAllah tidak ada yang merasa rugi. Kalau tidak merasa untung karena uangnya dalam Rupiah naik secara significant, setidaknya dia bisa mensyukuri bahwa asset-nya telah terselamatkan dari kejatuhan nilai.&lt;br /&gt;Bagaimana dengan yang belum sempat menukarnya selama ini – sekarang keburu harga sudah selangit ?. Kapan bisa menukar ke Dinar lagi pada harga yang relatif rendah ?. Ini pertanyaan yang sangat banyak sampai ke saya; bahkan diantara mereka sudah siap menukar ketika harga dikisaran Rp 1.3 – Rp1.4 juta-an – namun masih menunggu turun – eh malah naik terus.&lt;br /&gt;Mohon maaf bagi penanya yang tidak sempat saya jawab dengan jelas satu persatu, namun secara umum ini jawaban saya :&lt;br /&gt;1) Apabila dinar difungsikan sebagi dua dari tiga fungsi uang yaitu sebagai store of value (proteksi nilai) dan unit of account (timbangan muamalah yang adil), maka tidak pernah salah menukar uang Anda ke Dinar kapanpun – lihat trend 10 tahun terakhir seperti grafik diatas – insyaallah Anda tidak rugi.&lt;br /&gt;2) Bila Dinar difungsikan sebagai salah satu fungsi uang yaitu sebagai alat tukar (medium of exchange) seperti di M-Dinar misalnya, lagi-lagi tidak pernah salah menukar ke Dinar kapanpun – karena pindah dari sesuatu yang kurang adil ke yang adil pasti benar dilakukan kapanpun.&lt;br /&gt;3) Diluar dua hal tersebut diatas, khususnya apabila Anda melihat Dinar sebagai alat investasi – maka bisa saja Anda seolah merugi dalam jangka pendek; karena harga Dinar berpeluang turun dalam jangka pendek ini.&lt;br /&gt;Meskipun saya yakin mulai banyak orang yang menukar uangnya ke Dinar untuk alasan pertama, kemudian juga mulai tumbuh untuk alasan kedua sejak lahirnya M-dinar, tidak dipungkiri banyak juga yang menukarnya untuk alasan ketiga.&lt;br /&gt;Untuk yang ketiga ini, saran lebih lanjut saya yang praktis adalah sebagai berikut :&lt;br /&gt;1) Dinar kurang cocok untuk alasan investasi jangka pendek – misalnya kurang dari 6 bulan - karena fluktuasi harganya sulit diprediksi, peluang untung dan ruginya kurang lebih berimbang.&lt;br /&gt;2) Dinar sangat baik untuk perencanaan keuangan/investasi jangka panjang yang penggunaannya beberapa tahun kedepan. Misalnya untuk rencana naik haji, biaya sekolah anak, dana pensiun, dana perbaikan rumah dst. Insyaallah saya akan buat tulisan tersebdiri untuk ini.&lt;br /&gt;Untuk yang poin 2, agar Anda tidak merasa ‘rugi’ kalau Dinar yang Anda beli sementara turun harganya, maka ini saran lanjutan saya :&lt;br /&gt;1) Tidak menukar uang Anda ke Dinar pada saat harga lagi naik tajam seperti yang terjadi sepanjang pekan ini; tunggu dalam dua – tiga minggu ketika harga relatif stabil. Bahkan untuk kasus fluktuasi yang sangat tajam saat ini – saran saya Anda amati sampai sebulan kedepan – sampai Anda comfortable betul dengan harganya.&lt;br /&gt;2) Bila Anda untuk pertama kali membelinya dalam beberapa pekan kedepan, saran saya jangan membelinya sekaligus. Buat pembelian Anda bertahap, masing-masing pada saat Anda merasa sangat comfortable dengan harganya. Misalnya Anda mau memindahkan cadangan pergi haji sekeluarga 50 Dinar untuk 5 tahun yang akan datang, maka Anda dapat membelinya di rentang waktu akhir Maret sampai September ini.&lt;br /&gt;3) Jangan tergoda untuk mengambil keuntungan sesaat (profit-taking), karena emas atau Dinar bukan saham. Ketika Anda kira harga sudah tinggi kemudian tabungan Dinar Anda Anda lepas, sangat bisa jadi Anda akan menyesal – karena bisa jadi harga terus melambung tinggi sehingga Anda tidak bisa memperoleh kembali jumlah Dinar yang Anda lepas tersebut dengan uang fiat Anda.&lt;br /&gt;Terkait dengan poin ketiga , lantas kapan waktu terbaik untuk menukarkan Dinar Anda kembali ke Rupiah atau mata uang fiat lainnya ?.&lt;br /&gt;1) Idealnya Dinar tidak ditukar kembali ke mata uang fiat, karena uang yang adil kok kembali ditukar ke uang yang tidak adil. Kalau sudah memungkinkan Dinar langsung digunakan ujtuk membayar barang dan jasa yang sudah bisa dibayar dengan Dinar.&lt;br /&gt;2) Namun kita sadari bahwa kita belum hidup di masa kekhalifahan yang ideal yang alat tukarnya Dinar, sangat bisa jadi Anda memerlukan uang fiat untuk berbagai keperluan. Oleh karenanya, menukar Dinar ke uang fiat yang terbaik adalah pada saat keperluan tersebut timbul. Misalnya Dinar Anda direncanakan untuk pergi haji, maka saat terbaik Anda menukar adalah pada saat Anda akan bayar ONH. Jadi bukan harga penentunya – tetapi kapan kebutuhan uang fiat tersebut timbul.&lt;br /&gt;Sebagai hamba yang lemah dan penuh kekurangan, bisa saja saran saya tersebut keliru – saya memohon Ampun kepadaNya atas kekurangan ini. Hanya Allah Subhanahu Wa Ta’ala yang Maha Tahu …semoga kita selalu dalam bimbinganNya. Amin. &lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1179737190433745722-6991925194682286474?l=gdinarpalembang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gdinarpalembang.blogspot.com/feeds/6991925194682286474/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1179737190433745722&amp;postID=6991925194682286474' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1179737190433745722/posts/default/6991925194682286474'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1179737190433745722/posts/default/6991925194682286474'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gdinarpalembang.blogspot.com/2009/02/kapan-waktu-yang-paling-baik-menukar.html' title='Kapan Waktu Yang Paling Baik Menukar Dinar…?'/><author><name>Gerai Dinar Palembang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13794414830998366857</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://2.bp.blogspot.com/_0RNhEXerNOI/STaQKnsbUPI/AAAAAAAAAAM/SYqnk6k8auY/S220/Dinar-LM-cert.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_0RNhEXerNOI/SaFY4g0j5mI/AAAAAAAAACA/wM0sPxDSBIg/s72-c/kapan.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1179737190433745722.post-2224085314171574648</id><published>2009-01-15T23:39:00.000-08:00</published><updated>2009-01-15T23:44:36.437-08:00</updated><title type='text'>Uang Pecahan Triliunan Diluncurkan</title><content type='html'>&lt;div&gt;Nurul Qomariyah - detikFinance &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt; &lt;/div&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_0RNhEXerNOI/SXA6okOcwkI/AAAAAAAAAB4/DNXTdwyqaxg/s1600-h/zim5-reu-dalam.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5291794030753792578" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 285px; CURSOR: hand; HEIGHT: 189px" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_0RNhEXerNOI/SXA6okOcwkI/AAAAAAAAAB4/DNXTdwyqaxg/s320/zim5-reu-dalam.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Uang di Zimbabwe (Foto: Reuters)&lt;br /&gt;&lt;a href="http://openx.detik.com/delivery/ck.php?n=a3db6179&amp;amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE" target="_blank"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Harare - Uang triliunan mungkin tidak akan pernah kita pegang. Tapi di Zimbabwe, orang bakal terbiasa memegang uang dalam denominasi triliunan. Kaya banget?Bukan. Bank Sentral Zimbabwe terpaksa mengeluarkan uang dengan denominasi triliun karena hiperinflasi yang sedang melanda negara miskin itu. Zimbabwe baru-baru ini bahkan merilis mata uang dengan denominasi 100 triliun dolar, yang sebenarnya hanya setara dengan US$ 300 atau sekitar Rp 3,3 juta. Bank Sentral Zimbabwe juga memperkenalkan tiga mata uang dengan denominasi 10,20 dan 50 triliun dolar. "Dalam rangka menjamin masyarakat bisa mengakses seluruh uangnya di bank, maka Bank Sentral Zimbabwe memperkenalkan mata uang baru yang akan beredar secara bertahap, dimulai dengan 10 triliun dolar," ujar bank sentral Zimbabwe dalam pernyataannya seperti dikutip dari AFP, Jumat (16/1/2009).Seiring terjadinya hiperinflasi, nilai tukar mata uang Zimbabwe memang turun sangat sangat tajam. Mata uang yang dikeluarkan sebelumnya dalam denominasi jutaan dan miliaran ternyata tak cukup untuk mengatasi hiperinflasi yang melanda negara miskin itu.Keluarnya mata uang dalam denominasi triliunan dolar itu terjadi hanya sepekan setelah Bank Sentral Zimbabwe mengeluarkan mata uang dalam denominasi miliaran yakni 10,20 dan 50 miliar dolar. Sayangnya, mata uang berdenominasi miliar itu lagi-lagi tak cukup untuk bisa menahan hiperinflasi.Data pemerintah Zimbabwe sebelumnya menyatakan bahwa tingkat inflasi pada Juli mencapai 231 juta persen. Namun sebagian ekonom meyakini angkanya lebih tinggi lagi. Dengan mata uang yang bergerak gila-gilaan, maka tak heran mulai dari penjual sayuran hingga provider seluler mematok harga dengan mata uang asing. Hal itu dilakukan untuk menghindari kerugian.Bank Sentral Zimbabwe juga telah mengeluarkan izin untuk 1.000 toko menjual barang-barang dalam mata uang asing, dengan tujuan menghindari pebisnis kekurangan mata uang asing yang dibutuhkannya untuk mengimpor barang-barang. Bagi penjual yang tetap bertransaksi dalam mata uang asing sementara belum mendapatkan izin, akan ditangkap.Dengan kondisi tersebut, tak heran 80% masyarakat Zimbabwe hidup dalam kemiskinan. Bahkan dokter, suster atau pekerja rumah sakit pun terkadang tak punya uang untuk membeli obat-obatan. Air bersih susah, sementara listrik pun byar pet.(qom/ir) --&gt; Artikel diambil dari www.detik.com&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1179737190433745722-2224085314171574648?l=gdinarpalembang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gdinarpalembang.blogspot.com/feeds/2224085314171574648/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1179737190433745722&amp;postID=2224085314171574648' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1179737190433745722/posts/default/2224085314171574648'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1179737190433745722/posts/default/2224085314171574648'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gdinarpalembang.blogspot.com/2009/01/uang-pecahan-triliunan-diluncurkan.html' title='Uang Pecahan Triliunan Diluncurkan'/><author><name>Gerai Dinar Palembang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13794414830998366857</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://2.bp.blogspot.com/_0RNhEXerNOI/STaQKnsbUPI/AAAAAAAAAAM/SYqnk6k8auY/S220/Dinar-LM-cert.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_0RNhEXerNOI/SXA6okOcwkI/AAAAAAAAAB4/DNXTdwyqaxg/s72-c/zim5-reu-dalam.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1179737190433745722.post-935937122943832605</id><published>2009-01-01T05:29:00.000-08:00</published><updated>2009-01-01T05:36:03.740-08:00</updated><title type='text'>Catatan Akhir Tahun 2008 dan Pengantar 2009 : Insyaallah Dinar Tetap Unggul…</title><content type='html'>&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;a title="E-mail" onclick="window.open(this.href,'win2','width=400,height=350,menubar=yes,resizable=yes'); return false;" href="http://www.geraidinar.com/index.php?option=com_mailto&amp;amp;tmpl=component&amp;amp;link=aHR0cDovL3d3dy5nZXJhaWRpbmFyLmNvbS9pbmRleC5waHA/b3B0aW9uPWNvbV9jb250ZW50JnZpZXc9YXJ0aWNsZSZpZD0xMDg6Y2F0YXRhbi1ha2hpci10YWh1biZjYXRpZD0xOmxhdGVzdC1uZXdzJkl0ZW1pZD01MA=="&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Written by Muhaimin Iqbal&lt;br /&gt;Thursday, 01 January 2009 08:23&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_0RNhEXerNOI/SVzFyecuTSI/AAAAAAAAABo/kvx_vFe6wAY/s1600-h/dinar08.png"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5286317533583789346" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 273px; CURSOR: hand; HEIGHT: 219px" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_0RNhEXerNOI/SVzFyecuTSI/AAAAAAAAABo/kvx_vFe6wAY/s320/dinar08.png" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Tahun 2008 adalah tahun haru biru pasar finansial global yang tentu juga berdampak serius pada pasar Indonesia. Kemarin saya baca di Kompas (31/12) pesan Ibu Menteri Keuangan RI agar tidak menyesali apa yang terjadi di pasar modal di Indonesia sepanjang 2008.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pesan tersebut penting karena Ibu Menteri tentu ingin menyemangati pasar modal yang mengalami keterpurukan luar biasa. Berdasarkan data harian tersebut IHSG akhir 2008 telah anjlog 51.4% dibandingkan dengan IHSG tahun sebelumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu data inflasi (year on year) yang saya akses melalui situs B.I. pagi ini masih menunjukkan posisi inflasi per November 2008 sebesar 11.68% dari yang semula ditargetkan hanya 5%.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sisi lain Dinar 2008 di GeraiDinar.Com ditutup pada harga Rp 1,345,680/Dinar atau mengalami kenaikan sekitar 23% dibandingkan dengan penutupan akhir tahun lalu yang berada pada angka Rp 1,090,100/Dinar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa makna ini semua bagi investasi dan proteksi nilai atas kekayaan Anda ?.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jelas bahwa Dinar emas kembali mengukuhkan keunggulannya ditengah krisis finansial global yang saat ini masih berlangsung, dan belum jelas akan sampai kemana krisis ini membawa kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita bisa bandingkan dengan mudah melalui contoh berikut : seandainya kita punya uang Rp 3.3 juta untuk investasi akhir tahun lalu; lalu kita bagi tiga uang tersebut masing masing Rp 1,100,000 dan diinvestasikan di saham, deposito dan Dinar, mka menjadi berapa uang kita sekarang ?.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang di saham, uang kita akan tinggal Rp 534,600. Yang di deposito menjadi Rp 1,177,000 (asumsi bagi hasil bersih 7%) dan yang dibelikan Dinar menjadi Rp 1,345,680.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh diatas menujukkan bahwa investasi kita di saham paling tinggi risikonya, sedangkan di deposito cukup aman tetapi hasilnya jelas tidak dapat mengimbangi inflasi. Dinar selain aman juga jelas dapat mengungguli inflasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah naiknya harga Dinar dalam Rupiah hanya karena faktor penurunan nilai Rupiah ?. Sebagiannya memang demikian, dan inilah fungsi proteksi nilai itu. Dikala daya beli Rupiah menurun, Dinar atau emas otomatis menyesuaikan nilainya terhadap Rupiah sehingga Dinar tidak pernah kehilangan daya belinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi tidak juga hanya terhadap Rupiah; bahkan terhadap US$ yang mengalami penguatan terhadap mata uang kertas lainnya secara luar biasa sepanjang tahun 2008 –pun Dinar tetap lebih unggul. Pada akhir tahun 2007 nilai tukar Dinar terhadap US$ adalah US$ 117/Dinar, akhir 2008 nilai tukar tersebut menjadi US$ 122/Dinar atau masih mengalami kenaikan sebesar 4%.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_0RNhEXerNOI/SVzGH3sAP0I/AAAAAAAAABw/iVurTSCHXHU/s1600-h/gold08.png"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5286317901136019266" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 298px; CURSOR: hand; HEIGHT: 209px" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_0RNhEXerNOI/SVzGH3sAP0I/AAAAAAAAABw/iVurTSCHXHU/s320/gold08.png" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Dari data harga emas dunia sepanjang tahun 2008, dan nilai tukar US$ terhadap mata uang lain (dalam hal ini Rupiah) seperti yang saya sajikan di grafik disamping kita bisa baca polanya yang cukup jelas. Harga emas bergerak berlawanan dengan nilai tukar US$. Pada saat nilai tukar US$ naik, harga emas turun dan sebaliknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Koefisien korelasi keduanya berada pada angka sekitar minus 0.65; artinya jauh lebih sering gerak berlawanan arah ini terjadi dibandingkan dengan gerak yang searah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemahaman atas pola ini akan dapat membantu kita memperkirakan apa yang akan terjadi di tahun 2009.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tulisan saya pekan lalu tentang &lt;a href="http://www.geraidinar.com/index.php?option=com_content&amp;amp;view=article&amp;amp;id=101:permainan-uang&amp;amp;catid=1:latest-news&amp;amp;Itemid=50"&gt;permainan uang kertas&lt;/a&gt;, saya sudah sajikan grafik supply uang M1, M2 dan M3 untuk US$. M1 yang naik drastis untuk sementara belum berdampak pada inflasi yang serius karena M3-nya masih menurun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;M3 menurun karena pinjaman antar bank dan sejenisnya macet yang berdampak pada macetnya industri dan gelombang pemutusan hubungan kerja. System keuangan ribawi mengandalkan proses money creation ini untuk mambangun likuiditas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Singkatnya untuk mendorong ekonomi berputar, M3 akan segera dipompa naik kembali – yang akan berdampak pada penurunan nilai tukar US$ terhadap mata uang lain. Berdasarkan grafik diatas, kalau US$ turun – emas naik, maka inilah yang insyaallah akan terjadi di tahun 2009 ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada banyak analis yang tidak sepaham dengan analisa saya ini tentu, dan ini wajar saja – namanya juga analisa hasilnya tidak harus sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun yang ingin saya komentari adalah pendapat analis yang menyatakan bahwa, tahun 2009 ini ketika ekonomi mulai pulih dan bursa saham kembali bergairah – maka dana investasi akan kembali mengalir menuju bursa saham dan mengurangi dana yang diinvestasikan ke emas – dampaknya harga emas akan turun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meskipun analisa tersebut mungkin juga benar, tetapi pendapat saya sendiri tetap sebaliknya. Mengapa ?.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perusahaan-perusahaan yang tahun 2008 terpukul krisis, baru akan menyampaikan laporan tahunannya ke publik pada kwartal 1 tahun 2009. Karena selama krisis dapat diduga laporan keuangan perusahaan-perusahaan ini akan lebih banyak buruknya dari pada baiknya, maka setelah para investor melihat laporan-laporan keuangan tersebut daya tarik untuk investasi di bursa saham akan menurun – bukan menaik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau kinerja perusahaan-perusaahaan publik ini tidak segera membaik di tahun 2009 ini ( dan kemungkinan membaik ini juga kecil karena krisis finansial belum akan segera sembuh), maka dengan apa bursa saham akan menarik investor balik ke saham ? Saya tidak melihat jawaban yang mudah untuk ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama ini memang banyak faktor lain – di luar faktor fundamental kinerja perusahaan - yang dapat mendorong investor berburu saham. Namun setelah apa yang terjadi di tahun 2008 lalu dimana IHSG anjlog 51.4% dan kurang lebih demikian pula index-index bursa saham dunia, maka para investor akan lebih cerdas kedepan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat tahun baru 2009, dan selamat menjadi investor yang cerdas…&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1179737190433745722-935937122943832605?l=gdinarpalembang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gdinarpalembang.blogspot.com/feeds/935937122943832605/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1179737190433745722&amp;postID=935937122943832605' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1179737190433745722/posts/default/935937122943832605'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1179737190433745722/posts/default/935937122943832605'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gdinarpalembang.blogspot.com/2009/01/catatan-akhir-tahun-2008-dan-pengantar.html' title='Catatan Akhir Tahun 2008 dan Pengantar 2009 : Insyaallah Dinar Tetap Unggul…'/><author><name>Gerai Dinar Palembang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13794414830998366857</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://2.bp.blogspot.com/_0RNhEXerNOI/STaQKnsbUPI/AAAAAAAAAAM/SYqnk6k8auY/S220/Dinar-LM-cert.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_0RNhEXerNOI/SVzFyecuTSI/AAAAAAAAABo/kvx_vFe6wAY/s72-c/dinar08.png' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1179737190433745722.post-2519981510600311555</id><published>2008-12-29T05:44:00.000-08:00</published><updated>2008-12-29T05:45:21.787-08:00</updated><title type='text'>Hijrah Dari Mengejar Dunia Menjadi Dikejar Dunia…</title><content type='html'>Written by Muhaimin Iqbal   &lt;br /&gt;Monday, 29 December 2008 07:23&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada hadits shahih yang diriwayatkan oleh Tirmidzi yang berbunyi :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Barang siapa yang akhirat menjadi harapannya, Allah akan menjadikan rasa cukup didalam hatinya serta mempersatukan (mempermudah –pentj.) urusannya, dan dunia akan datang kepadanya dalam keadaan patuh dan hina. Tetapi siapa yang dunia menjadi harapannya, Allah akan menjadikan kefakiran berada didepan matanya serta mencerai beraikan urusannya, dan dunia tidak akan datang kepadanya kecuali sekadar apa yang telah ditetapkan baginya".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hadits ini bisa menjadi inspirasi yang efektif dalam muhasabah diri kita pada akhir tahun 1429 H yang hampir bersamaan  dengan akhir tahun 2008 ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya diri kita yang tahu, pada saat ini kita termasuk golongan yang mana dari dua kelompok manusia yang disebut dalam hadits tersebut diatas. Apakah kelompok yang sudah menjadikan akhirat sebagai tujuan kita, atau masih berada dalam kelompok yang mengejar dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Checklist sederhana berikut dapat  menjadi  peta untuk mengetahui dimana diri kita berada saat ini :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.     Apakah hati kita sudah merasa berkecukupan dengan segala yang ada, meskipun tidak berarti kita harus ‘kaya’ ?&lt;br /&gt;2.     Apakah segala urusan-urusan kita terasa mudah atau dimudahkanNya ?&lt;br /&gt;3.     Apakah ‘dunia’ mendatangi kita dengan patuh dan hina ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beruntunglah kita kalau dengan mantab kita bisa menjawab Ya untuk ketiga pertanyaan tersebut diatas, artinya bisa jadi kita sudah termasuk orang golongan pertama – yaitu yang menjadikan akhirat tujuannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebaliknya bila ada jawaban kita yang “Tidak”, maka sangat bisa jadi kita masih termasuk orang-orang di golongan kedua yaitu yang menjadikan dunia harapan kita. Kenyataan segala permasalahan umat ini yang nampaknya serba sulit mengindikasikan bahwa mayoritas kita masih dalam kelompok yang kedua ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ironinya, ketika kita menjadikan ‘dunia’ sebagai harapan kita justru kefakiran yang ada di depan mata kita (meskipun bisa jadi kita ‘kaya’). Segala urusan menjadi rumit, hal-hal kecil menjadi masyalah besar, umat bercerai berai karenannya. Dunia yang kita kejar dengan susah payahpun, tidak kita dapatkan kecuali apa yang sudah ditentukanNya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dunia ternyata bukan untuk orang-orang yang mengejarnya; Dunia hanya menjadi ‘bonus’ bagi orang-orang yang menjadikan akhirat tujuan hidupnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain di hadits shahih tersebut di atas, rupanya Allah  juga menjanjikan langsung hal ini yang antara lain dapat kita temukan di beberapa ayat berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Barang siapa menghendaki kehidupan sekarang (duniawi), maka Kami segerakan baginya di dunia itu apa yang Kami kehendaki bagi orang yang Kami kehendaki dan Kami tentukan baginya neraka Jahanam; ia akan memasukinya dalam keadaan tercela dan terusir. Dan barang siapa yang menghendaki kehidupan akhirat dan berusaha ke arah itu dengan sungguh-sungguh sedang ia adalah mukmin, maka mereka itu adalah orang-orang yang usahanya dibalas dengan baik”. (QS 17 : 18-19)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Niscaya Allah akan mengampuni dosa-dosamu dan memasukkan kamu ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, dan (memasukkan kamu) ke tempat tinggal yang baik di dalam surga Adn. Itulah keberuntungan yang besar. Dan (ada lagi) karunia yang lain yang kamu sukai (yaitu) pertolongan dari Allah dan kemenangan yang dekat (waktunya). Dan sampaikanlah berita gembira kepada orang-orang yang beriman.” (QS  61 : 12-13)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam sejarah Islam kita juga dapat belajar bahwa kejayaan umat ini terjadi pada saat pemimpin dan rakyat yang dipimpin sama-sama berorientasi akhrat. Saat itulah kekhalifahan Islam pernah terbentang dari sebagian Eropa, Afrika sampai bagian timur Nusantara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini sebaliknya, setelah umat muslim dunia  tercerai berai dengan negara-negara bangsa, umat-pun (di Indonesia misalnya)  terpecah kembali ke kelompok-kelompok lebih kecil dengan apa yang menamakan dirinya partai-partai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan musibah berikutnya terus terjadi karena di dalam partai-partaipun kini mereka tercerai berikan oleh demokrasi – suara terbanyak; temen-temen saya yang tadinya berjuang dalam satu partai di daerah pemilihan tertentu – kini mereka saling berebut dukungan dari para kader yang sama – karena yang akan menentukan siapa yang mendapatkan kursi pemilu yang akan datang adalah yang memperoleh suara terbanyak diantara mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahun 1430 H yang bertepatan dengan tahun 2009 berpeluang menjadi tahun musibah; karena selain krisis finansial yang diduga masih akan memburuk; di Indonesia 2009/1430 H akan ada dua Pemilu Legislative dan Pemilu Eksekutif; musibah perpecahan umat umumnya terjadi dalam pemilu-pemilu tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun kalau kita bisa benar berhijrah saat ini, kita tidak perlu mengejar kursi dan kekayaan yang menyertainya– kursi/kekayaan apapun namanya – insyaallah musibah bisa dihindari. Sederhana, kita berpegang pada Ayat dan hadits tersebut diatas yang sudah seharusnya menjadi tuntunan kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat tahun baru 1430 H/ 2009 untuk kita semua; semoga ditahun mendatang kita bisa bener-bener berhijrah dari ‘hanya mengharapkan dunia’ menjadi ‘hanya mengharapkan akhirat’ dari ‘kemiskinan’ menuju ‘segala kecukupan’; dari ‘kesulitan’ menuju ‘segala kemudahan’ , dari ‘umat yang tercerai berai’ menjadi ‘umat yang satu’ dan dari ‘mengejar dunia menjadi dikejar dunia’. Amin.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1179737190433745722-2519981510600311555?l=gdinarpalembang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gdinarpalembang.blogspot.com/feeds/2519981510600311555/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1179737190433745722&amp;postID=2519981510600311555' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1179737190433745722/posts/default/2519981510600311555'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1179737190433745722/posts/default/2519981510600311555'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gdinarpalembang.blogspot.com/2008/12/hijrah-dari-mengejar-dunia-menjadi.html' title='Hijrah Dari Mengejar Dunia Menjadi Dikejar Dunia…'/><author><name>Gerai Dinar Palembang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13794414830998366857</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://2.bp.blogspot.com/_0RNhEXerNOI/STaQKnsbUPI/AAAAAAAAAAM/SYqnk6k8auY/S220/Dinar-LM-cert.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1179737190433745722.post-7716389323854828670</id><published>2008-12-12T05:29:00.000-08:00</published><updated>2008-12-12T05:44:17.941-08:00</updated><title type='text'>Tinggalkan US Dollar Selagi Masih Berharga…</title><content type='html'>&lt;div&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_0RNhEXerNOI/SUJoV2D9L0I/AAAAAAAAABA/cDqmPooxDRQ/s1600-h/bailout.png"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5278896437730291522" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 264px; CURSOR: hand; HEIGHT: 195px" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_0RNhEXerNOI/SUJoV2D9L0I/AAAAAAAAABA/cDqmPooxDRQ/s320/bailout.png" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a title="E-mail" onclick="window.open(this.href,'win2','width=400,height=350,menubar=yes,resizable=yes'); return false;" href="http://www.geraidinar.com/index.php?option=com_mailto&amp;amp;tmpl=component&amp;amp;link=aHR0cDovL3d3dy5nZXJhaWRpbmFyLmNvbS9pbmRleC5waHA/b3B0aW9uPWNvbV9jb250ZW50JnZpZXc9YXJ0aWNsZSZpZD04Njp0aW5nZ2Fsa2FuLXVzJmNhdGlkPTE6bGF0ZXN0LW5ld3MmSXRlbWlkPTUw"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Written by Muhaimin Iqbal&lt;br /&gt;Thursday, 11 December 2008 07:31&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tulisan ini saya ambilkan dari study yang dilakukan oleh &lt;a href="http://www.caseyresearch.com/"&gt;Casey Research&lt;/a&gt; yang kemudian dituangkan dalam the Casey Report baru-baru ini.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;Terungkap dari report yang panjang ini bahwa selama krisis finansial yang sampai sekarang tengah berlangsung, Amerika Serikat telah mem-bailout atau berkomitment untuk bailout sebesar US$ 8.5 trilyun. Bailout ini melibatkan empat institusi keuangan negeri itu seperti dalam grafik, lebih dari 61 % sendiri dikeluarkan oleh Federal reserve.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam teori ekonomi yang umum, bailout ini mestinya tidak masalah karena umumnya berupa loan, equity atau guarantee. Loan mestinya harus dibayar oleh si penerima pinjaman pada akhirnya. Equity akan menambah kepesertaan pemerintah di berbagai sektor usaha. Demikian pula guarantee mestinya juga tidak menimbulkan kerugian pada asset pemerintah – karena tidak ada cash out-nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun seluruh bailout tersebut ternyata menjadi masalah besar setelah terungkap dalam report tersebut diatas bahwa; loan yang dikeluarkan oleh ( atau dijanjikan) pemerintah dalam program bailout tersebut mencapai US$ 2.3 trilyun dan rata-rata tidak di back up oleh asset &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;yang ada harganya. Artinya lebih besar kemungkinan tidak terbayarnya, daripada kemungkinan terbayar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bailout yang berupa equity mencapai US$ 3.0 trilyun, tetapi ternyata ini rata-rata equity pada perusahaan yang bangkrut. Bahasa jawanya ini Nguyahi Segoro (nggarami laut).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang terbesar berupa gurantee pemerintah yang mencapai US$ 3.2 trilyun, rata-rata ini pada produk-produk derivative dan produk investasi bodong lainnya yang sedang runtuh – yang pada waktunya nanti akan menuntut pihak pemberi guarantee untuk bener-benar menalanginya. Artinya yang mestinya tidak menjadi cash-out-pun akhirnya bener-bener akan menjadi cash-out.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5278898169538863762" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 249px; CURSOR: hand; HEIGHT: 188px" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_0RNhEXerNOI/SUJp6pjS4pI/AAAAAAAAABY/Ure4Z9gmtoA/s320/usproject.png" border="0" /&gt;Lantas seberapa besar sih sebenarnya uang US$ 8.5 trilyun ini ?; grafik disamping menggambarkan bahwa seluruh project besar bangsa Amerika sepanjang sejarah – setelah di adjusted dengan faktor inflasi – kalau di total hanya mencapai US$ 8.1 trilyun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perang Dunia II misalnya setelah di adjusted dengan inflasi ‘hanya’ membebani Amerika US$ 4.1 trilyun; Seluruh program NASA yang diantaranya sampai membawa bangsa Amerika ke bulan hanya perlu US$ 0.885 trilyun. Perang Vietnam hanya US$ 0.686 trilyun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa makna dari angka-angka ini semua ?. Maknanya adalah pemerintahan Amerika telah menggadaikan bangsa dan kekayaannya sampai bergenerasi yang akan datang. Selama bangsa-bangsa lain tetap memberi mereka pinjaman – dengan menggunakan uang Dollar Amerika – kemungkinan mereka bisa saja survive hari demi hari, bulan demi bulan, tahun demi tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Balon yang terus menerus ditiup, akhirnya akan meletus juga. Inilah yang akan terjadi dengan Amerika dan dengan uang US Dollarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para pemberi pinjaman (semua pihak yang masih menggunakan US Dollar – termasuk saya dan Anda kala bepergian keluar negeri dlsb.) ini akhirnya juga akan sadar bahwa yang diberi pinjaman ini sebenarnya tidak layak menerimanya. Bukan hanya karena mereka tidak akan mampu membayarnya, tetapi juga mereka menggunakan pinjaman dari bangsa-bangsa lain di dunia untuk membiayai kesombongannya – bahkan kadang untuk menindas bangsa lainnya !.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mulai saat ini, bantulah pemerintah kita menyelamatkan Rupiah – paling tidak ini lebih baik daripada membantu pemerintah Amerika menyelamatkan uangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun kalau pemerintah kita juga mengikuti cara-cara Amerika – ingat peribahasa “Guru…berdiri, murid…berlari “?, maka kita juga harus pikirkan cara-cara kita menyelamatkan diri, keluarga , masyarakat dan bangsa ini kedepan…Solusi Dinar adalah salah satunya. Wallahu A’lam.&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1179737190433745722-7716389323854828670?l=gdinarpalembang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gdinarpalembang.blogspot.com/feeds/7716389323854828670/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1179737190433745722&amp;postID=7716389323854828670' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1179737190433745722/posts/default/7716389323854828670'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1179737190433745722/posts/default/7716389323854828670'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gdinarpalembang.blogspot.com/2008/12/tinggalkan-us-dollar-selagi-masih.html' title='Tinggalkan US Dollar Selagi Masih Berharga…'/><author><name>Gerai Dinar Palembang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13794414830998366857</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://2.bp.blogspot.com/_0RNhEXerNOI/STaQKnsbUPI/AAAAAAAAAAM/SYqnk6k8auY/S220/Dinar-LM-cert.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_0RNhEXerNOI/SUJoV2D9L0I/AAAAAAAAABA/cDqmPooxDRQ/s72-c/bailout.png' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1179737190433745722.post-704422593195374461</id><published>2008-12-08T05:54:00.000-08:00</published><updated>2008-12-08T06:05:16.003-08:00</updated><title type='text'>Anti Rokok</title><content type='html'>tuhan Sembilan Senti&lt;br /&gt;Oleh Taufiq Ismail&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Indonesia adalah sorga luar biasa ramah bagi perokok, tapi tempatsiksa tak tertahankan bagi orang yang tak merokok,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sawah petani merokok, di pabrik pekerja merokok, di kantor pegawaimerokok, di kabinet menteri merokok, di reses parlemen anggota DPRmerokok, di Mahkamah Agung yang bergaun toga merokok,hansip-bintara-perwira nongkrong merokok, di perkebunan pemetik buahkopi merokok, di perahu nelayan penjaring ikan merokok, di pabrikpetasan pemilik modalnya merokok, di pekuburan sebelum masuk kuburorang merokok,&lt;a id="more-444"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Indonesia adalah semacam firdaus-jannatu-na’im sangat ramah bagiperokok, tapi tempat siksa kubur hidup-hidup bagi orang yang takmerokok,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di balik pagar SMU murid-murid mencuri-curi merokok, di ruang kepalasekolah ada guru merokok, di kampus mahasiswa merokok, di ruang kuliahdosen merokok, di rapat POMG orang tua murid merokok, di perpustakaankecamatan ada siswa bertanya apakah ada buku tuntunan cara merokok,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di angkot Kijang penumpang merokok, di bis kota sumpek yang berdiriyang duduk orang bertanding merokok, di loket penjualan karcis orangmerokok, di kereta api penuh sesak orang festival merokok, di kapalpenyeberangan antar pulau penumpang merokok, di andong Yogya kusirnyamerokok, sampai kabarnya kuda andong minta diajari pula merokok,&lt;br /&gt;Negeri kita ini sungguh nirwana kayangan para dewa-dewa bagi perokok,tapi tempat cobaan sangat berat bagi orang yang tak merokok,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rokok telah menjadi dewa, berhala, tuhan baru, diam-diam menguasai kita,&lt;br /&gt;Di pasar orang merokok, di warung Tegal pengunjung merokok, direstoran di toko buku orang merokok, di kafe di diskotik parapengunjung merokok,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bercakap-cakap kita jarak setengah meter tak tertahankan abab rokok,bayangkan isteri-isteri yang bertahun-tahun menderita di kamar tidurketika melayani para suami yang bau mulut dan hidungnya mirip asbakrokok,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Duduk kita di tepi tempat tidur ketika dua orang bergumul salingmenularkan HIV-AIDS sesamanya, tapi kita tidak ketularan penyakitnya.Duduk kita disebelah orang yang dengan cueknya mengepulkan asap rokokdi kantor atau di stopan bus, kita ketularan penyakitnya. Nikotinlebih jahat penularannya ketimbang HIV-AIDS,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Indonesia adalah sorga kultur pengembangbiakan nikotin paling subur didunia, dan kita yang tak langsung menghirup sekali pun asap tembakauitu, bisa ketularan kena,&lt;br /&gt;Di puskesmas pedesaan orang kampung merokok, di apotik yang antri obatmerokok, di panti pijat tamu-tamu disilahkan merokok, di ruang tunggudokter pasien merokok, dan ada juga dokter-dokter merokok,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Istirahat main tenis orang merokok, di pinggir lapangan voli orangmerokok, menyandang raket badminton orang merokok, pemain bola PSSIsembunyi-sembunyi merokok, panitia pertandingan balap mobil,pertandingan bulutangkis, turnamen sepakbola mengemis-ngemis menciumkaki sponsor perusahaan rokok,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di kamar kecil 12 meter kubik, sambil ‘ek-’ek orang goblok merokok, didalam lift gedung 15 tingkat dengan tak acuh orang goblok merokok, diruang sidang ber-AC penuh, dengan cueknya, pakai dasi, orang-oranggoblok merokok,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Indonesia adalah semacam firdaus-jannatu-na’im sangat ramah bagi orang perokok, tapi tempat siksa kubur hidup-hidup bagi orang yang takmerokok,&lt;br /&gt;Rokok telah menjadi dewa, berhala, tuhan baru, diam-diam menguasai kita,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sebuah ruang sidang ber-AC penuh, duduk sejumlah ulama terhormat merujuk kitab kuning dan mempersiapkan sejumlah fatwa. Mereka ulama ahli hisap. Haasaba, yuhaasibu, hisaaban. Bukan ahli hisab ilmu falak,tapi ahli hisap rokok. Di antara jari telunjuk dan jari tengah mereka terselip berhala-berhala kecil, sembilan senti panjangnya, putih warnanya, ke mana-mana dibawa dengan setia, satu kantong dengan kalung tasbih 99 butirnya,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengintip kita dari balik jendela ruang sidang, tampak kebanyakan mereka memegang rokok dengan tangan kanan, cuma sedikit yang memegangdengan tangan kiri. Inikah gerangan pertanda yang terbanyak kelompok ashabul yamiin dan yang sedikit golongan ashabus syimaal?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Asap rokok mereka mengepul-ngepul di ruangan AC penuh itu. Mamnu’uttadkhiin, ya ustadz. Laa tasyrabud dukhaan, ya ustadz. Kyai, ini ruangan ber-AC penuh. Haadzihi al ghurfati malii’atun bi mukayyafi alhawwa’i. Kalau tak tahan, di luar itu sajalah merokok. Laa taqtuluuanfusakum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Min fadhlik, ya ustadz. 25 penyakit ada dalam khamr. Khamr diharamkan.15 penyakit ada dalam daging khinzir (babi). Daging khinzirdiharamkan. 4000 zat kimia beracun ada pada sebatang rokok. Patutnyarokok diapakan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak perlu dijawab sekarang, ya ustadz. Wa yuharrimu ‘alayhimulkhabaaith. Mohon ini direnungkan tenang-tenang, karena pada zamanRasulullah dahulu, sudah ada alkohol, sudah ada babi, tapi belum adarokok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi ini PR untuk para ulama. Tapi jangan karena ustadz ketagihan rokok, lantas hukumnya jadi dimakruh-makruhkan, jangan,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para ulama ahli hisap itu terkejut mendengar perbandingan ini. Banyakyang diam-diam membunuh tuhan-tuhan kecil yang kepalanya berapi itu,yaitu ujung rokok mereka. Kini mereka berfikir. Biarkan mereka berfikir. Asap rokok di ruangan ber-AC itu makin pengap, dan ada yangmulai terbatuk-batuk,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada saat sajak ini dibacakan malam hari ini, sejak tadi pagi sudah 120 orang di Indonesia mati karena penyakit rokok. Korban penyakit rokok lebih dahsyat ketimbang korban kecelakaan lalu lintas, lebih gawat ketimbang bencana banjir, gempa bumi dan longsor, cuma setingkat di bawah korban narkoba,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada saat sajak ini dibacakan, berhala-berhala kecil itu sangat berkuasa di negara kita, jutaan jumlahnya, bersembunyi di dalam kantong baju dan celana, dibungkus dalam kertas berwarni dan berwarna,diiklankan dengan indah dan cerdasnya,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak perlu wudhu atau tayammum menyucikan diri, tidak perlu ruku’ dan sujud untuk taqarrub pada tuhan-tuhan ini, karena orang akan khusyuk dan fana dalam nikmat lewat upacara menyalakan api dan sesajen asap tuhan-tuhan ini,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rabbana, beri kami kekuatan menghadapi berhala-berhala ini.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1179737190433745722-704422593195374461?l=gdinarpalembang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gdinarpalembang.blogspot.com/feeds/704422593195374461/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1179737190433745722&amp;postID=704422593195374461' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1179737190433745722/posts/default/704422593195374461'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1179737190433745722/posts/default/704422593195374461'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gdinarpalembang.blogspot.com/2008/12/anti-rokok.html' title='Anti Rokok'/><author><name>Gerai Dinar Palembang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13794414830998366857</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://2.bp.blogspot.com/_0RNhEXerNOI/STaQKnsbUPI/AAAAAAAAAAM/SYqnk6k8auY/S220/Dinar-LM-cert.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1179737190433745722.post-5338371566632602761</id><published>2008-12-08T05:01:00.000-08:00</published><updated>2008-12-08T05:07:48.139-08:00</updated><title type='text'>Prediksi Harga Emas Dari Citigroup…</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_0RNhEXerNOI/ST0bjqcG4CI/AAAAAAAAAAw/FWso5Vufv8k/s1600-h/gbar1.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5277404637849640994" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 288px; CURSOR: hand; HEIGHT: 253px" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_0RNhEXerNOI/ST0bjqcG4CI/AAAAAAAAAAw/FWso5Vufv8k/s320/gbar1.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; Written by Muhaimin Iqbal (&lt;a href="http://www.geraidinar.com/"&gt;http://www.geraidinar.com/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Thursday, 04 December 2008 10:49&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Saya lagi di Perkebunan Gunung Ringgit ketika harian the Telegraph - Inggris me-released prediksi harga emas dari Citigroup pekan lalu sehingga saya tidak bisa menurunkan tulisan ketika berita ini lagi hangat-hangatnya di pasar emas dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun karena anailsa-analisa yang dibuatnya cukup valid dan dikeluarkan oleh pihak yang juga cukup competent, maka meskipun terlambat saya kutip juga prediksi tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prediksi ini sebenarnya bemula dari nota internal Citigroup kepada kliennya yang intinya menyatakan bahwa harga emas akan dapat mencapai US$ 2,000/troy oz dalam dua tahun mendatang, dan kemungkinannya adalah akhir tahun 2009.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prediksi ini kemudian tidak dibantah, malah ditegaskan oleh Tom Fitzpatrick – Chief Technical Strategist dari bank tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Tom, ini tidak lain karena bank-bank sentral dunia telah membanjiri sistim moneter dengan likuiditas – uang kertas. Saat ini uang kertas ber-trilyun Dolllar tersebut ibarat debu beterbangan – mencari tempat untuk jatuh. Setelah jatuh akan menjadi tumpukan uang kertas dan guncangan inflasi yang tidak pernah terjadi sebelumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Tom pula, membanjirnya uang kertas yang dicetak oleh bank-bank sentral selama krisis ini hanya akan berujung pada dua ekstrem yaitu kalau tidak inflasi yang memuncak, maka yang terjadi adalah spiral depresi, kerusuhan bahkan bisa timbul perang karenanya. Ekstrem manapun yang terjadi, menurutnya harga emas tetap akan naik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Citibank rupanya tidak sendirian dalam memandang suramnya ekonomi dunia ini; bahkan Paul Volcker yang oleh presiden terpilih Barack Obama ditunjuk menjadi Chariman of Economic Recovery Advisory Board - punya pandangan yang tidak kalah getirnya dalam melihat situasi ekonomi sekarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Paul; apa yang terkuak dari krisis ini adalah kerusakan sistim finansial yang tidak pernah dialami seumur hidupnya. Karena Paul pernah menjabat sebagai Charirman dari US Federal Reserve 1979-1987 di Jaman Presiden Carter dan Ronald Reagen – maka pernyataan ini adalah pernyataan yang serius. &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1179737190433745722-5338371566632602761?l=gdinarpalembang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gdinarpalembang.blogspot.com/feeds/5338371566632602761/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1179737190433745722&amp;postID=5338371566632602761' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1179737190433745722/posts/default/5338371566632602761'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1179737190433745722/posts/default/5338371566632602761'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gdinarpalembang.blogspot.com/2008/12/prediksi-harga-emas-dari-citigroup.html' title='Prediksi Harga Emas Dari Citigroup…'/><author><name>Gerai Dinar Palembang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13794414830998366857</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://2.bp.blogspot.com/_0RNhEXerNOI/STaQKnsbUPI/AAAAAAAAAAM/SYqnk6k8auY/S220/Dinar-LM-cert.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_0RNhEXerNOI/ST0bjqcG4CI/AAAAAAAAAAw/FWso5Vufv8k/s72-c/gbar1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1179737190433745722.post-3229245168815826207</id><published>2008-12-03T05:35:00.000-08:00</published><updated>2008-12-03T05:40:02.966-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='dinar'/><title type='text'>PILIHAN INVESTASI EMAS</title><content type='html'>Ketiga-tiganya tentu memiliki kesamaan karena bahannya memang sama. Kesamaan tersebut terletak pada keunggulan investasi tiga bentuk emas ini yaitu semuanya memiliki nilai nyata (tangible), senilai benda fisiknya (intrinsic) dan dan nilai yang melekat/bawaan pada benda itu (innate). Ketiga keunggulan nilai ini tidak dimiliki oleh investasi bentuk lain seperti saham, surat berharga dan uang kertas.Default value (nilai asal) dari investasi emas tinggi – kalau tidak ada &lt;a href="http://geraidinar.com/2008/02/mengapa-harga-emas-bisa-turun"&gt;campur tangan &lt;/a&gt;berbagai pihak dengan kepentingannya sendiri-sendiri otomatis nilai emas akan kembali ke nilai yang sesungguhnya – yang memang tinggi. Sebaliknya default value (nilai) uang kertas, saham, surat berharga mendekati nol , karena kalau ada kegagalan dari pihak yang mengeluarkannya untuk menunaikan kewajibannya –uang kertas, saham dan surat berharga menjadi hanya senilai kayu&lt;br /&gt;Nah sekarang sama-sama investasi emas, mana yang kita pilih ? Koin Emas, Emas Lantakan atau Perhiasan ? Disini saya berikan perbandingannya saja yang semoga objektif sehingga pembaca bisa memilih sendiri - Agar keputusan Anda tidak terpengaruh oleh pendapat saya – karena kalau pendapat saya tentu ke Dinar karena inilah yang saya masyarakatkan.Kelebihan Dinar :&lt;br /&gt;1. Memiliki sifat unit account ; mudah dijumlahkan dan dibagi. Kalau kita punya 100 Dinar – hari ini mau kita pakai 5 Dinar maka tinggal dilepas yang 5 Dinar dan di simpan yang 95 Dinar.&lt;br /&gt;2. Sangat liquid untuk diperjual belikan karena kemudahan dibagi dan dijumlahkan di atas.&lt;br /&gt;3. Memiliki nilai da’wah tinggi karena sosialisasi Dinar akan mendorong sosialisasi syariat Islam itu sendiri. Nishab Zakat misalnya ditentukan dengan Dinar atau Dirham - umat akan sulit menghitung zakat dengan benar apabila tidak mengetahui Dinar dan Dirham ini.&lt;br /&gt;4. Nilai Jual kembali tinggi, mengikuti perkembangan harga emas internasional; hanya dengan dikurangkan biaya administrasi dan penjualan sekitar 4% dari harga pasar. Jadi kalau sepanjang &lt;a href="http://geraidinar.com/2007/12/catatan-akhir-tahun-unjuk-kekuatan.html"&gt;tahun lalu &lt;/a&gt;Dinar mengalami kenaikan 31 %, maka setelah dipotong biaya 4 % tersebut hasil investasi kita masih sekitar 27%.&lt;br /&gt;5. Mudah diperjual belikan sesama pengguna karena tidak ada kendala model dan ukuran.Kelemahan Dinar :1. Di Indonesia masih dianggap perhiasan, penjual terkena PPN 10% (Sesuai KEPUTUSAN MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 83/KMK.03/2002 bisa diperhitungkan secara netto antara pajak keluaran dan pajak masukan toko emas maka yang harus dibayar ‘toko emas’ penjual Dinar adalah 2%). 2. Ongkos cetak masih relatif tinggi yaitu berkisar antara 3% - 5 % dari nilai barang tergantung dari jumlah pesanan.&lt;br /&gt;Kelebihan Emas Lantakan :&lt;br /&gt;1. Tidak terkena PPN&lt;br /&gt;2. Apabila yang kita beli dalam unit 1 kiloan – tidak terkena biaya cetak.3. Nilai jual kembali tinggi.&lt;br /&gt;Kelemahan Emas Lantakan :&lt;br /&gt;1. Tidak fleksibel; kalau kita simpan emas 1 kg, kemudian kita butuhkan 10 gram untuk keperluan tunai – tidak mudah untuk dipotong. Artinya harus dijual dahulu yang 1 kg, digunakan sebagian tunai – sebagian dibelikan lagi dalam unit yang lebih kecil – maka akan ada kehilangan biaya penjualan/adiminstrasi yang beberapa kali.&lt;br /&gt;2. Kalau yang kita simpan unit kecil seperti unit 1 gram, 5 gram, 10 gram – maka biaya cetaknya akan cukup tinggi.3. Tidak mudah diperjual belikan sesama pengguna karena adanya kendala ukuran. Pengguna yang butuh 100 gram, dia tidak akan tertarik membeli dari pengguna lain yang mempunyai kumpulan 10 gram-an. Pengguna yang akan menjual 100 gram tidak bisa menjual ke dua orang yang masing-masing butuh 50 gram dst.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelebihan Emas Perhiasan :&lt;br /&gt;1. Selain untuk investasi, dapat digunakan untuk keperluan lain – dipakai sebagai perhiasan.Kelemahan Perhaiasn :&lt;br /&gt;1. Biaya produksi tinggi&lt;br /&gt;2. Terkena PPN&lt;br /&gt;3. Tidak mudah diperjual belikan sesama pengguna karena kendala model dan ukuran.Dari perbandingan-perbandingan tersebut, kita bisa memilih sendiri bentuk investasi emas yang mana yang paling tepat untuk kita. Wallahu A'lam.&lt;br /&gt;by M. Iqbal (&lt;a href="http://www.geraidinar.com/"&gt;www.geraidinar.com&lt;/a&gt;)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1179737190433745722-3229245168815826207?l=gdinarpalembang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gdinarpalembang.blogspot.com/feeds/3229245168815826207/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1179737190433745722&amp;postID=3229245168815826207' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1179737190433745722/posts/default/3229245168815826207'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1179737190433745722/posts/default/3229245168815826207'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gdinarpalembang.blogspot.com/2008/12/pilihan-investasi-emas.html' title='PILIHAN INVESTASI EMAS'/><author><name>Gerai Dinar Palembang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13794414830998366857</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://2.bp.blogspot.com/_0RNhEXerNOI/STaQKnsbUPI/AAAAAAAAAAM/SYqnk6k8auY/S220/Dinar-LM-cert.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1179737190433745722.post-6560057281429822577</id><published>2008-11-29T06:51:00.000-08:00</published><updated>2008-12-03T05:20:04.212-08:00</updated><title type='text'>Mengenal Dinar dan Dirham Islam</title><content type='html'>Mengenal Dinar dan Dirham Islam&lt;br /&gt;Karena banyaknya pengunjung yang mengira bahwa Dinar Iraq dan lain sebagainya adalah sama dengan Dinar Islam. Maka perlu saya buat penjelasan yang sangat jelas bahwa Dinar Iraq dan sejenisnya adalah tidak sama dan bukan Dinar Islam. Dinar Iraq adalah uang kertas biasa, sedangkan Dinar Islam adalah uang emas 22 karat 4.25 gram.Lebih jauh agar kita mengenal Dinar Islam ini lebih dekat, berikut saya petikkan uraian dari buku saya (Mengembalikan Kemakmuran Islam Dengan Dinar dan Dirham) yang menjelaskan detil tentang Dinar Islam. &lt;a href="http://i244.photobucket.com/albums/gg5/geraidinar/dinar-LM-only.gif"&gt;&lt;/a&gt;Uang dalam berbagai bentuknya sebagai alat tukar perdagangan telah dikenal ribuan tahun yang lalu seperti dalam sejarah Mesir kuno sekitar 4000 SM – 2000 SM. Dalam bentuknya yang lebih standar uang emas dan perak diperkenalkan oleh Julius Caesar dari Romawi sekitar tahun 46 SM. Julius Caesar ini pula yang memperkenalkan standar konversi dari uang emas ke uang perak dan sebaliknya dengan perbandingan 12 : 1 untuk perak terhadap emas. Standar Julius Caesar ini berlaku di belahan dunia Eropa selama sekitar 1250 tahun yaitu sampai tahun 1204.Di belahan dunia lainnya di Dunia Islam, uang emas dan perak yang dikenal dengan Dinar dan Dirham juga digunakan sejak awal Islam baik untuk kegiatan muamalah maupun ibadah seperti zakat dan diyat sampai berakhirnya Kekhalifahan Usmaniah Turki tahun 1924. Standarisasi berat uang Dinar dan Dirham mengikuti Hadits Rasulullah SAW, ”Timbangan adalah timbangan penduduk Makkah, dan takaran adalah takaran penduduk Madinah” (HR. Abu Daud). Pada zaman Khalifah Umar bin Khattab sekitar tahun 642 Masehi bersamaan dengan pencetakan uang Dirham pertama di Kekhalifahan, standar hubungan berat antara uang emas dan perak dibakukan yaitu berat 7 Dinar sama dengan berat 10 Dirham. Berat 1 Dinar ini sama dengan 1 mitsqal atau kurang lebih setara dengan berat 72 butir gandum ukuran sedang yang dipotong kedua ujungnya . Dari Dinar-Dinar yang tersimpan di musium setelah ditimbang dengan timbangan yang akurat maka di ketahui bahwa timbangan berat uang 1 Dinar Islam yang diterbitkan pada masa Khalifah Abdul Malik bin Marwan adalah 4.25 gram, berat ini sama dengan berat mata uang Byzantium yang disebut Solidos dan mata uang Yunani yang disebut Drachma. Atas dasar rumusan hubungan berat antara Dinar dan Dirham dan hasil penimbangan Dinar di musium ini, maka dapat pula dihitung berat 1 Dirham adalah 7/10 x 4.25 gram atau sama dengan 2.975 gram .Sampai pertengahan abad ke 13 baik di negeri Islam maupun di negeri non Islam sejarah menunjukan bahwa mata uang emas yang relatif standar tersebut secara luas digunakan. Hal ini tidak mengherankan karena sejak awal perkembangannya-pun kaum muslimin banyak melakukan perjalanan perdagangan ke negeri yang jauh. Keaneka ragaman mata uang di Eropa kemudian dimulai ketika Republik Florence di Italy pada tahun 1252 mencetak uangnya sendiri yang disebut emas Florin, kemudian diikuti oleh Republik Venesia dengan uangnya yang disebut Ducat.Pada akhir abad ke 13 tersebut Islam mulai merambah Eropa dengan berdirinya kekalifahan Usmaniyah dan tonggak sejarahnya tercapai pada tahun 1453 ketika Muhammad Al Fatih menaklukkan Konstantinopel dan terjadilah penyatuan dari seluruh kekuasan Kekhalifahan Usmaniyah. Selama tujuh abad dari abad ke 13 sampai awal abad 20, Dinar dan Dirham adalah mata uang yang paling luas digunakan. Penggunaan Dinar dan Dirham meliputi seluruh wilayah kekuasaan Usmaniyah yang meliputi tiga benua yaitu Eropa bagian selatan dan timur, Afrika bagian utara dan sebagian Asia.Pada puncak kejayaannya kekuasaan Usmaniyah pada abad 16 dan 17 membentang mulai dari Selat Gibraltar di bagian barat (pada tahun 1553 mencapai pantai Atlantik di Afrika Utara ) sampai sebagian kepulauan nusantara di bagian timur, kemudian dari sebagian Austria, Slovakia dan Ukraine dibagian utara sampai Sudan dan Yemen di bagian selatan. Apabila ditambah dengan masa kejayaan Islam sebelumnya yaitu mulai dari awal kenabian Rasululullah SAW (610) maka secara keseluruhan Dinar dan Dirham adalah mata uang modern yang dipakai paling lama (14 abad) dalam sejarah manusia.Selain emas dan perak, baik di negeri Islam maupun non Islam juga dikenal uang logam yang dibuat dari tembaga atau perunggu. Dalam fiqih Islam, uang emas dan perak dikenal sebagai alat tukar yang hakiki (thaman haqiqi atau thaman khalqi) sedangkan uang dari tembaga atau perunggu dikenal sebagai fulus dan menjadi alat tukar berdasar kesepakatan atau thaman istilahi. Dari sisi sifatnya yang tidak memiliki nilai intrinsik sebesar nilai tukarnya, fulus ini lebih dekat kepada sifat uang kertas yang kita kenal sampai sekarang .Dinar dan Dirham memang sudah ada sejak sebelum Islam lahir, karena Dinar (Dinarium) sudah dipakai di Romawi sebelumnya dan Dirham sudah dipakai di Persia. Kita ketahui bahwa apa-apa yang ada sebelum Islam namun setelah turunnya Islam tidak dilarang atau bahkan juga digunakan oleh Rasulullah SAW– maka hal itu menjadi ketetapan (Taqrir) Rasulullah SAW yang berarti menjadi bagian dari ajaran Islam itu sendiri, Dinar dan Dirham masuk kategori ini.&lt;a href="http://i244.photobucket.com/albums/gg5/geraidinar/Dinar-LM-cert.gif"&gt;&lt;/a&gt;Di Indonesia di masa ini, Dinar dan Dirham hanya diproduksi oleh Logam Mulia - PT. Aneka Tambang TBK. Saat ini Logam Mulia-lah yang secara teknologi dan penguasaan bahan mampu memproduksi Dinar dan Dirham dengan Kadar dan Berat sesuai dengan Standar Dinar dan Dirham di masa awal-awal Islam.Standar kadar dan berat inipun tidak hanya di sertifikasi secara nasional oleh Komite Akreditasi Nasional (KAN), tetapi juga oleh lembaga sertifikasi logam mulia internasional yang sangat diakui yaitu London Bullion Market Association (LBMA).Seperti di awal Islam yang menekankan Dinar dan Dirham pada berat dan kadarnya - bukan pada tulisan atau jumlah/ukuran/bentuk keping - maka berat dan kadar emas untuk Dinar serta berat dan kadar perak untuk Dirham produksi Logam Mulia di Indonesia saat ini memenuhi syarat untuk kita sebut sebagai Dinar dan Dirham Islam zaman sekarang.Seluruh Dinar dan Dirham yang diperkenalkan &amp;amp; dipasarkan oleh Gerai Dinar adalah produksi langsung dari Logam Mulia - PT. Aneka Tambang, Tbk..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;by  M Iqbal (&lt;a href="http://www.geraidinar.com/"&gt;http://www.geraidinar.com/&lt;/a&gt;)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1179737190433745722-6560057281429822577?l=gdinarpalembang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gdinarpalembang.blogspot.com/feeds/6560057281429822577/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1179737190433745722&amp;postID=6560057281429822577' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1179737190433745722/posts/default/6560057281429822577'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1179737190433745722/posts/default/6560057281429822577'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gdinarpalembang.blogspot.com/2008/11/mengenal-dinar-dan-dirham-islam.html' title='Mengenal Dinar dan Dirham Islam'/><author><name>Gerai Dinar Palembang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13794414830998366857</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://2.bp.blogspot.com/_0RNhEXerNOI/STaQKnsbUPI/AAAAAAAAAAM/SYqnk6k8auY/S220/Dinar-LM-cert.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1179737190433745722.post-3443918178576453111</id><published>2008-11-29T06:39:00.000-08:00</published><updated>2008-12-03T07:10:41.914-08:00</updated><title type='text'>GERAI DINAR PALEMBANG</title><content type='html'>Gerai Dinar Palembang merupakan agen penjualan dinar di Palembang&lt;br /&gt;Attn : Hengki Irawan&lt;br /&gt;Alamat : Jalan Sultan M. Mansyur No. 889 Bukit Lama Palembang&lt;br /&gt;Telpon : 0711 442628 / 085273437154&lt;br /&gt;Email : &lt;a href="mailto:hengkiirawan2001@yahoo.com"&gt;hengkiirawan2001@yahoo.com&lt;/a&gt; / &lt;a href="mailto:hengkiirawan2001@gmail.com"&gt;hengkiirawan2001@gmail.com&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.geraidinar.com/" xmlns="" width="auto" height="auto"&gt;http://www.geraidinar.com/&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1179737190433745722-3443918178576453111?l=gdinarpalembang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gdinarpalembang.blogspot.com/feeds/3443918178576453111/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1179737190433745722&amp;postID=3443918178576453111' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1179737190433745722/posts/default/3443918178576453111'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1179737190433745722/posts/default/3443918178576453111'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gdinarpalembang.blogspot.com/2008/11/gerai-dinar-palembang.html' title='GERAI DINAR PALEMBANG'/><author><name>Gerai Dinar Palembang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13794414830998366857</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://2.bp.blogspot.com/_0RNhEXerNOI/STaQKnsbUPI/AAAAAAAAAAM/SYqnk6k8auY/S220/Dinar-LM-cert.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
